Di antara jawāmi’ulkalim – yakni ucapan Nabi yang ringkas namun sarat makna- adalah sabda beliau ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam,

اللهُ فىِ عَوْنِ اْلعَبْدِ مَا كَانَ اْلعَبْدُ فىِ عَوْنِ أَخِيْهِ

Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya, selama hamba tersebut menolong saudaranya.” (HR. Muslim)

Hadits ini adalah salah satu motivasi bagi kita untuk memberi pertolongan kepada sesama muslim.

Rumah adalah suatu nikmat dari Allah yang terkadang, bahkan sering ‘dilupakan’ oleh manusia. Padahal dengan adanya rumah, manusia bisa mendapatkan banyak sekali kemudahan dan kesenangan dalam hidup.

Alhamdulillah, berbagi bukan hanya sekedar yang dapat mengenyangkan perut LAZ Darussalam kembali mengadakan program ke 3 Perbaikan renovasi rumah yang saat ini dilakukan di Kampung Cohak Desa Nagrak Kecamatan Gunung Putri, Ibu Samah usia 78 Tahun tinggal bersama adiknya yang tuna netra, mereka berdua terus berusaha untuk menjalani hidup dengan ekonomi yang kekurangan dengan cara menjual buah buahan, memungut barang bekas dan saat kami lakukan survey langsung ternyata rumah beliau sangat mengenaskan dan membahayakan bagi penghuni dengan hasil musyawarah pengurus LAZ Darussalam kami memutuskan untuk membantu memperbaiki rumah beliau agar bisa lebih baik.

Agar kita gemar menolong saudara kita yang beriman, mari kita renungkan keutamaan menolong mereka, antara lain:

1. Allah memudahkan urusan kita di akherat. Rasulullah bersabda: “Barang siapa yang memudahkan urusan orang beriman dari satu kesulitan dari beberapa kesulitan di dunia, maka Allah akan memudahkan satu kesulitan dari beberapa kesulitan di akhirat.” ( HR. Muslim).

2. Allah selalu menolong hambanya yang selalu menolong saudaranya. Rasulullah bersabda: “Allah akan menolong hamba selama hamba menolong saudaranya.” (HR. Muslim)

3. Menolong satu saudara muslim lebih baik daripada beri’tikaf sebulan penuh pada bulan ramadhan di masjid nabawi. Rasulullah bersabda: “Aku berjalan untuk memenuhi satu kebutuhan satu orang muslim lebih aku sukai dari pada aku beri’tikaf sebulan pada bulam ramadhan di masjid Nabawi.” (HR. Ath- Thabrani dan Abu Addunya, Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini hasan).

Dengan mengetahui keutamaan ini, mari hati kita terdorong untuk menolong saudara- saudara seiman kita yang mereka membutuhkan pertolongan. Wahai saudaraku seiman tak akan berkurang harta yang kita infaqkan, shodaqahkan, dan kita zakatkan, bahkan akan bertambah terus. Membantu saudara kita tidak melulu dengan harta, bisa dengan gagasan, pikiran, tenaga, dan memecahkan masalah hidupnya.

Semoga Allah memberikan kita hati yang gemar menolong orang lain, sehingga harta kita membawa berkah buat hidup kita di dunia dan akhirat. Wallahu a’lam.

Irfan Budiman
Staff ZIS Laz Darussalam