Program

Pengajian Rutin Pekanan Pembinaan Mualaf Masjid Darussalam

Masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur- Mereka adalah kekuatan baru umat muslim, dengan bertambahnya mereka maka bertambah pula kekuatan dan kebesaran umat Rasululloh Muhammad Sholallohu’alaihiwassalam, sebagaimana terjadi pula pada masa Ashabikunal Awwaluun ( Sahabat Golongan Pertama ).

Wajib bagi kita mengetahui kisah sejarah keemasan islam pada zaman nabi dahulu sehingga dapat memetik setiap pengetahuan dan pelajarannya, dakwah yang nabi lakukan kepada masyarakat jahiliyah dahulu melalui dua tahap yakni :

1.Penyiaran Islam secara Sembunyi-Sembunyi
Ketika wahyu pertama turun, Nabi belum diperintah untuk menyeru umat manusia menyembah dan mengesakan Allah Ta’ala. Jibril tidak lagi datang untuk beberapa waktu lamanya. Pada saat sedang menunggu itulah kemudian turun wahyu yang kedua (Qs. Al-Mudatstsir:1-7) yang menjelaskan akan tugas Rasulullah  yaitu menyeru ummat manusia untuk menyembah dan mengesakan Allah Ta’ala. Dengan perintah tersebut Rasulullah  mulai berdakwah secara sembunyi-sembunyi. Dakwah pertama beliau adalah pada keluarga dan sahabat-sahabatnya. Orang pertama yang beriman kepada-Nya ialah Siti Khodijah (isteri Nabi), disusul Ali bin Abi Thalib (putra paman Nabi) dan Zaid bin Haritsah (budak Nabi yang dijadikan anak angkat). Setelah itu beliau menyeru Abu Bakar (sahabat karib Nabi). Kemudian dengan perantaraan Abu Bakar banyak orang-orang yang masuk Islam.

Kemudian tahap kedua adalah :
2.Menyiarkan Islam secara Terang-Terangan
Penyiaran secara sembunyi-sembunyi berlangsung selama 3 tahun, sampai kurun waktu berikutnya yang memerintahkan dakwah secara terbuka dan terang-terangan. Ketika wahyu tersebut beliau mengundang keluarga dekatnya untuk berkumpul dibukit Safa, menyerukan agar berhati-hati terhadap azap yang keras di kemudian hari (Hari Kiamat) bagi orang-orang yang tidak mengakui Allah sebagai tuhan Yang Maha Esa dan Muhammad sebagai utusan-Nya.
Tiga tahun lamanya Rasulullah  melakukan dakwah secara rahasia. Kemudian turunlah firman Allah Ta’ala, surat Al-Hijr:94 yang memerintahkan agar Rasulullah berdakwa secara terang terangan. Pertama kali seruan yang bersifat umum ini beliau tujukan pada kerabatnya, kemudian penduduk Makkah baik golongan bangsawan, hartawan maupun hamba sahaya. Setelah itu pada kabilah-kabilah Arab dari berbagai daerah yang datang ke Makkah untuk mengerjakan haji. Sehingga lambat laun banyak orang Arab yang masuk Agama Islam. Demikianlah perjuangan Nabi Muhammad Sholallohu’alaihiwassalam dengan para sahabat untuk meyakinkan orang Makkah bahwa agama Islamlah yang benar dan berasal dari Allah Ta’ala, akan tetapi kebanyakan orang-orang kafir Qurais di Mekkah menentang ajaran Nabi Muhammad tersebut. Dengan adanya dakwah Nabi secara terang-terangan kepada seluruh penduduk Makkah, maka banyak penduduk Makkah yang mengetahui isi dan kandungan al-Qur’an yang sangat hebat, memiliki bahasa yang terang (fasihat) serta menarik. Sehingga lambat laun banyak orang Arab yang masuk Agama Islam

Dari masa awal islam dibangun dan dikokohkan oleh para sahabat nabi yang sebelumnya adalah musuh islam kemudian akhirnya mendapatkan hidayah Alloh Ta’ala sehingga masuk kepada golongan umat muslim, diantara mereka banyak yang memegang peranan penting dalam pasukan islam. Hari ini masih ada segolongan manusia yang terbukakan hatinya oleh hidayah Alloh diantara kelompok ini adalah para mualaf yang masih istiqomah dalam dakwah perjuangannya mencari sisi hakiki dari sebuah agama yang di ridhoi Alloh Ta’ala yaitu Islam

Dengan program pembinaan mualaf yang terus berjalan ini diharapkan Masjid Darussalam dapat terus berperan membangun peradaban islam yang gemilang sehingga kelak akan menyongsong kebangkitan dan kebesaran Islam di bumi ini

 

Dukung dan Berpartisipasi dalam berbagai program kami, silahkan salurkan Zakat, Infaq Shodaqoh dan Wakaf anda melalui Masjid Darussalam Kota Wisata

 

(UPZ/Fauzi)

Share Button

Leave a Reply

×
Assalamualaikum, Ada yang bisa kami bantu?