Sumber Oleh: Elisa Novaliana

Allah melimpahkan berbagai kenikmatan kepada setiap manusia. Namun, tahukah kita bahwasanya ada nikmat terbesar yang perlu selalu kita syukuri setiap waktu? Kenikmatan terbesar itu tidak lain dan tidak bukan ialah nikmat iman dan nikmat Islam. Mengapa kenikmatan iman dan Islam disebut kenikmatan yang paling utama? Jawabannya ialah karena ia merupakan hidayah dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Jika Allah telah menganugrahkan hidayah kepada seseorang, maka tidak akan ada satupun yang dapat membuatnya berpaling. Namun jika Allah telah menghendakinya dalam kesesatan, maka tidak akan ada pula satupun yang dapat memberinya petunjuk.”

Nauzubillahi min dzalik. Semoga Allah selalu tetapkan iman dan Islam dalam hati dan sanubari kita semua. Aamiin Allahumma Aamin.

Sore hari di Sekolah Fajar Hidayah, Ahad (25/04/2021) Muallaf Center Darussalam menggelar acara kajian, buka puasa bersama dan silaturahim. Acara itu dihadiri oleh hampir 70 muallaf binaan Yayasan Darussalam.

Masya Allah. Sungguh mengharu-biru suasana di tengah para muallaf. Sikap yang santun dan semangat yang tinggi dalam menyimak kajian sungguh membuat kami yang sudah berislam sejak lahir merasa sangat malu. Pasalnya, mereka sudah hafal banyak surat pendek dalam kurun waktu hanya beberapa tahun. Sungguh semangat belajar para muallaf sangat tinggi.

Hal yang lebih membuat hati serta tubuh bergetar ialah ketika ada seorang pria berbaju putih bersyahadat. Air mata pecah begitu saja mendengar pengucapan kesaksian dari seorang yang tadinya kristiani bersaksi bahwa, “Tiada Tuhan yang wajib diibadahi melainkan Allah dan meyakini bahwa nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam adalah utusan Allah.” Alasan masuk Islamnya pun sangat luar biasa, karena ia selalu terenyuh dan tergetar hatinya mendengar suara azan. Sungguh pas nama “Muhammad Ilham” yang dipilih olehnya untuk mengganti nama sebelumnya. Hal itu sesuai dengan apa yang ia rasakan ketika mendengar kalimat Allah.

Muallaf Center Darussalam kurang lebih telah enam tahun menjadi lembaga bagi para muallaf di berbagai daerah. Tidak hanya memfasilitasi muallaf untuk bersyahadat, namun juga memberikan pembinaan mengenai ilmu Islam, akhlak dan ekonomi kreatif kepada mereka. Tidak lupa pula pembinaan dalam pengokohan akidah. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh jamaah yang sudah mempercayai Darussalam untuk menyalurkan donasinya bagi para muallaf yang merupakan salah satu dari golongan orang yang berhak mendapatkan zakat.

“Kami berharap Muallaf Center Darussalam ini dapat menjadi wadah untuk para muallaf agar menjadi muslim dan muslimah yang kaffah. Kaffah disini artinya sempurna, menyeluruh dan tidak setengah-setengah. Mudah-mudahan mereka bisa istiqomah dan terus kuat memegang Islam di dalam hatinya,” terang Ibu Yeni Mardiani, Wakil Ketua Divisi Ibadah, Dakwah dan Muallaf Yayasan Darussalam.