Sumber Oleh: Elisa Novaliana

Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk berbuat kebaikan karena Allah. membukakan pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka. Oleh karena itu, momen ini merupakan salah satu waktu terbaik umat muslim untuk menghapus dosa dan menambah pahala. Ramadhan tidak hanya identik oleh puasa, tapi jauh dari itu kita dianjurkan untuk memperbanyak amalan-amalan sunnah lainnya.

Dari Ibnu Abbas Radhiallahu’anhu “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al-Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam melebihi angin yang berhembus,” (H.R. Bukhari).

Berinfaq adalah mengeluarkan sebagian dari harta atau pendapatan untuk suatu kepentingan yang diperintahkan agama. Seperti yang dianjurkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam surat Al Imran ayat 134 yaitu, Allah memberi kebebasan kepada umatnya yang berpenghasilan tinggi maupun rendah untuk memberikan infaq baik dalam keadaan yang sempit maupun lapang.

Dari ayat tersebut dapat kita simpulkan bahwa setiap muslim, baik yang kaya maupun miskin dianjurkan untuk berinfaq. Sebab, dengan berinfaq dapat membersihkan harta yang kita miliki.

Membersihkan harta sama halnya dengan membersihkan rumah, bayangkan jika rumah kita jarang dibersihkan bahkan sampai berbulan-bulan. Tentunya akan sangat kotor, penuh dengan debu dan membuat penghuninya tidak nyaman. Oleh karena itu, Allah memerintahkan kita untuk membersihkan harta kita dengan berinfaq.

Mari bersihkan diri dan harta kita dengan berinfaq.