Bogor, 11 April 2016- Pagi itu kami kedatangan tamu ibu-ibu, seluruhnya ada 3 orang. Salah satu dari mereka menghampiri saya menyampaikan maksud kedatangannya, namun saya melihat kedua temannya nampak jauh disana tidak mendekat menghampiri. Ketika saya tanyakan kenapa mereka tidak ikut datang kesini, ternyata salah satu diantara mereka berdua memiliki keterbatasan penghlihatan sehingga teman yang disebelahnya harus menuntunnya agar bisa berjalan dengan aman dan sampai tujuan.

Si ibu yang tidak dapat melihat sempurna ini adalah jamaah pengajian yang seringkali hadir dalam majlis taklim sabtu pagi di Masjid Darussalam. Dengan keterbatasan penglihatannya beliau tetap bisa hadir ke masjid padahal rumahnya cukup jauh jaraknya. Tinggal hanya dengan kedua anaknya dan satu cucunya, tanpa suami beliau harus menghidupi keluarganya. Kadang keduanya anaknya dapat bekerja untuk bisa membantu tambahan penghasilan untuk kebutuhan makan sehari-hari namun tidak jarang juga keduanya tidak dapat bekerja karena suatu hal. Anak lelakinya pernah bekerja menjadi petugas keamanan tapi sudah sebulan lebih belakangan ini dia menjadi salah satu korban pengurangan karyawan (PHK). Kemudian satu lagi adalah anak perempuan, sudah memiliki satu anak.

Dikarenakan apa yang terjadi kepada anak perempuannya inilah yang menyebabkan Si ibu tersebut menangis, datang mengadukan kesulitannya kepada kami. Anak perempuannya jatuh sakit dan Alhamdulillah sudah ditangani oleh pihak Rumah Sakit, namun dengan keadaan keluarganya itu mereka menyisakan hutang yang cukup besar dan harus dibayarkan dalam waktu dekat. Kemudian selanjutnya Tim Zakat Darussalam membantu permasalahan keluarga mereka dan segera akan membantu melunasi biaya yang dibutuhkan.

Dari kejadian ini saya melihat bagaimana perjuangan seorang Ibu yang nyaris buta kemudian dengan dua anak dan satu cucunya tanpa suami beliau dapat melanjuti kehidupan ini dengan semangat walaupun terasa berat. Beliau tetap hadir dan memakmurkan masjid dengan keterbatasan penglihatannya, tetap merawat anak-cucunya dan dengan semua itu satu hal yang menjadi istimewa adalah kekuatan yang Alloh Ta’ala berikan kepadanya sehingga semua keterbatasan serta kesulitannya menjadi tidak berarti karena Alloh selalu berikan jalan keluar kepadanya. Ini seharusnya menjadi cambuk untuk kita semua, dengan segala nikmat yang kita miliki dengan keleluasaan penglihatan kita, seyogyanya tidak mengurangi semangat kita untuk beribadah dan mendatangi masjid untuk memakmurkannya.

Semoga beliau selalu istiqomah dalam menuntut ilmu, menghadiri majlis taklim dan selalu terpaut kepada masjid. Ketangguhan seseorang bukanlah mereka yang bisa mengangkat berat dan bisa mengalahkan banyak orang dalam pertarungan namun ketangguhan adalah kekuatan batin yang terbalut oleh keimanan dan ketaqwaan melawan nafsu dan godaan untuk terus memantapkan ibadah atas dasar tujuan Lillahita’ala.(AF/UPZ Darussalam)

Dukung terus aksi Tim Darussalam dan salurkan zakat, infaq shodaqoh dan wakaf anda melalui sekretariat masjid atau rekening :

Bank Syariah Mandiri
Zakat : (75.0095.0007) , Infaq (7014.045.923), Wakaf (7014.045.931)
Bank Muammalat
Zakat (38.00000.929), Infaq (38.00000.930), Wakaf (38.00000.931)
BNI Syariah
Zakat (440.222.126),Infaq (440.222.148), Wakaf ( 440.222.137)

Share Button