zakat selalu disanding oleh sholat 3Edukasi

Mengapa Kata Zakat Selalu Disandingkan dengan Sholat?

Sumber Oleh: Elisa Novaliana

Selama ini kita sering mendengar istilah zakat. Dan istilah zakat ini sering kali diulang pada saat Ramadhan. Lalu sebenarnya apa sih itu zakat? Mengapa zakat merupakan salah satu rukun islam? Kemudian apa hikmah dan manfaat pensyariatan zakat?

Kata zakat ditinjau dari segi bahasa Arab annumuw yang artinya tumbuh. Dalam bahasa Arab disebutkan, zaka azzar’u artinya tumbuhan itu tumbuh. Dikatakan juga, zaka azzar’udan artinya tumbuhan itu tumbuh dengan baik. Secara istilah syariat, makna zakat adalah mengeluarkan bagian harta tertentu dan diberikan kepada golongan tertentu.

Lalu mengapa kata zakat didalam Al-Qur’an sering kali disandingkan dengan kata sholat?

Zakat merupakan suatu hal yang wajib kita tunaikan. Bahkan sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, Abu Bakar ash-Shiddiq bertekad menyerang golongan murtad atau mereka yang enggan berzakat.

“Demi Allah, seandainya mereka enggan memberikan yang dahulu mereka memberikan kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, niscaya aku akan memerangi mereka karena keengganan itu. Sesungguhnya zakat adalah hak harta. Demi Allah, aku akan memerangi mereka yang memisahkan antara sholat dan zakat.”

Begitu banyak hikmah dari penyariatan zakat, diantaranya:

  1. Menghapus dosa

Sebagaimana yang kita tahu, zakat dapat menghapuskan dosa sebagaimana air memadamkan api.

2. Membersihkan sifat kikir manusia

Dengan memberikan zakat dan sedekah maka perlahan Allah akan melembutkan hati manusia, dengan itu terhindarlah dari sifat kikir dan tumbuhlah sifat kedermawanan.

3. Melipat gandakan harta

Allah akan memberikan keberkahan pada setiap harta yang disedekahkan. Hal ini sesuai dengan firman Allah Ta’ala dalam surat Al-Baqarah:276 “Allah akan memusnahkan riba dan menumbuh kembangkan sedekah.”

4. Menciptakan keadilan sosial

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah telah mewajibkan pada setiap harta orang-orang muslim  kaya (zakat) yang mencukupi dan menutupi kebutuhan orang-orang muslim yang fakir. Dan tidaklah mereka kelaparan dan tubuh mereka tidak berbalut pakaian melainkan karena orang-orang kaya tidak mengeluarkan zakat. Ketahuilah! Sesungguhnya Allah akan meminta pertanggung jawaban mereka (orang kaya yang tidak berzakat) dan akan menyiksa mereka dengan siksaan yang pedih.” (H.R Thabrani)

5. Mengerakkan roda ekonomi

Jika harta hanya beredar di antara sekelompok orang maka perekonomian tidak adan bergerak. Namun apabila orang-orang kaya ini mengeluarkan zakat mereka, maka roda ekonomi di Indonesia ini akan bergerak dan orang-orang miskin dapat berbelanja kebutuhan mereka.

6. Menghilangkan kecemburuan sosial

Ketika orang fakir melihat orang kaya yang bergelimang harta dilingkungan, maka yang ada adalah rasa kecemburuan, namun jika orang kaya tersebut mengeluarkan zakatnya, terlebih lagi mengantarkannya kerumah-rumah orang fakir tersebut maka yang ada adalah rasa keharmonisan antara kedua belah pihak dan saling menyayangi satu sama lain.

Masya Allah indahnya agama Islam, banyak sekali hikmah dari pensyariatan zakat. Ternyata berzakat sama pentingnya dengan mendirikan sholat. Allah benar-benar telah mengatur kehidupan manusia dengan sedemikian baik dan rapi. Bayangkan jika banyak orang kaya yang sadar akan pentingnya kewajiban berzakat, maka tentu roda perekonomian Indonesia akan meningkat. Semua orang mempunyai kehidupan yang layak, tidak ada yang kelaparan lagi, tidak ada yang takut anaknya tidak bisa bersekolah, tidak ada pula yang kedinginan dan bingung lagi harus tidur dimana.

READ MORE
Edukasi

Mau Bersihkan Harta? Yuk Berinfaq!

Sumber Oleh: Elisa Novaliana

Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk berbuat kebaikan karena Allah. membukakan pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka. Oleh karena itu, momen ini merupakan salah satu waktu terbaik umat muslim untuk menghapus dosa dan menambah pahala. Ramadhan tidak hanya identik oleh puasa, tapi jauh dari itu kita dianjurkan untuk memperbanyak amalan-amalan sunnah lainnya.

Dari Ibnu Abbas Radhiallahu’anhu “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al-Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam melebihi angin yang berhembus,” (H.R. Bukhari).

Berinfaq adalah mengeluarkan sebagian dari harta atau pendapatan untuk suatu kepentingan yang diperintahkan agama. Seperti yang dianjurkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam surat Al Imran ayat 134 yaitu, Allah memberi kebebasan kepada umatnya yang berpenghasilan tinggi maupun rendah untuk memberikan infaq baik dalam keadaan yang sempit maupun lapang.

Dari ayat tersebut dapat kita simpulkan bahwa setiap muslim, baik yang kaya maupun miskin dianjurkan untuk berinfaq. Sebab, dengan berinfaq dapat membersihkan harta yang kita miliki.

Membersihkan harta sama halnya dengan membersihkan rumah, bayangkan jika rumah kita jarang dibersihkan bahkan sampai berbulan-bulan. Tentunya akan sangat kotor, penuh dengan debu dan membuat penghuninya tidak nyaman. Oleh karena itu, Allah memerintahkan kita untuk membersihkan harta kita dengan berinfaq.

Mari bersihkan diri dan harta kita dengan berinfaq.

READ MORE
Inspirasi

Jumat Berkah, Waktunya Sedekah!

Sumber Oleh: Elisa Novaliana

Hari Jumat merupakan hari besar umat Islam, hari yang spesial. Hari dimana banyaknya keutamaan dan Allah turunkan berkah di dalammya. Di hari Jumat Allah menciptakan semua makhluk hidup, menciptakan Nabi Adam ‘Alaihi Salam, menurunkannya ke bumi, pada hari Jumat pula Allah menjanjikan datangnya hari kiamat, adanya perintah melaksanakan sholat dan masih banyak peristiwa-peristiwa besar lainnya pada hari Jumat.

Lalu apa sajakah keutamaan bersedekah di hari Jumat?

1.Bersedekah di hari Jumat seperti bersedekah di bulan Ramadhan

Ibnu Qayyim mengatakan bahwa, “Sedekah di hari Jumat dibandingkan dengan sedekah hari lain ialah seperti bersedekah di bulan Ramadhan dibandingkan sedekah di bulan-bulan lainnya.”

MasyaAllah… bayangkan sebesar apa keutamaannya jika kita bersedekah di hari Jumat selama Ramadhan. Sungguh tentunya kita mendapat banyak keutamaan dan kebaikan yang berlipat ganda.

2.Memperkuat iman

Segala bentuk ibadah salah satu tujuannya adalah untuk memperkokoh keimanan. Semakin sering kita bersedekah dan membuat orang merasa bahagia maka akan semakin bertambah rasa syukur kita kepada Allah. Pasti Allah limpahkan keberkahan pada harta yang kita punya.

3. Merupakan sunnah Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam

Disunahkan untuk memperbanyak sedekah, sholat, bershalawat juga berbuat kebaikan di siang dan malam hari Jumat, seperti apa yang telah diajarkan oleh Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam.

Walhamdulillah Jakamullahu Khairan Katsiran, hal ini telah diterapkan dengan indah oleh warga Kota Wisata khususnya Jemaah Masjid Darussalam. Program Jumat Berkah Darussalam terlaksana dengan baik dan lancar. Pada bulan Maret pekan pertama telah terkumpul donasi sebanyak 6.200.000, di pekan kedua terkumpul 3.925.000, pekan ketiga 4.200.000 dan di pekan keempat MasyaAllah Tabarakallah terkumpul sejumlah 7.000.000.  Tak hanya sampai di bulan Maret, Alhamdulillah April pekan pertama terkumpul 3.800.000 dan pekan kedua, terkumpul sejumlah 5.900.000.

Terimakasih atas kemurahatian Jemaah Darussalam, semoga amal kebaikan ini menjadi ladang ibadah untuk para donatur yang tiada henti-hentinya mengalir.

READ MORE
SECURITY BAGI-BAGI TAKJIL 3Inspirasi

Security Bagi-Bagi Takjil

Sumber Oleh: Elisa Novaliana

Ada yang unik dari Masjid Darussalam ketika saya datang di waktu ashar, yaitu beberapa security berseragam gagah dengan semangatnya memeras jeruk lemon. Beberapa lainnya terlihat duduk di stand takjil dengan kesibukannya masing-masing. Seketika hal itu membuat saya terkagum dan sedikit tergelitik. Rasa penasaran ini membuat kaki melangkah menghampiri dan mencari tahu lebih dalam.

“Kok Bapak Security mau sih meres-meres jeruk kayak gitu?” Kataku dalam hati.

Ketika sampai tepat di depan stand, saya mulai melempari pertanyaan-pertanyaan ringan. Bapak-bapak tersebut yang melihat saya memakai rompi relawan, mengira kalau saya ingin sukarela membantu jaga stand takjil, kemudian percakapan itu dibumbui dengan candaan dan gelak tawa kami.

Bapak H. Zainur Arifin, wakil ketua divisi keamanan menjelaskan bahwa sebenarnya rencana ini sudah ada sejak tahun 2020 tapi qodarullah baru bisa terlaksana tahun ini dikarenakan pandemi. Ide ini murni dari mereka dan dananya pun memakai dana pribadi divisi keamanan.

“Kami sudah izin dengan pimpinan dan Alhamdulillah didukung untuk merealisasikannya. Rencananya kami ingin melakukannya full selama ramadhan, insya Allah.” Ujar Pak Haji.

Tidak kira-kira teh lemon yang disiapkan oleh bapak-bapak security perharinya sebanyak dua panci besar, kurang lebih sekitar seratus sampai dua ratus gelas perharinya. Ditambah lagi takjil lainnya. Masya Allah, saya teringat sabda Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam:

“Barangsiapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad dan Al-Hafidh Abu Thahir)

Mungkin hadist ini yang menjadi dasar mengapa wajah bapak-bapak security itu bahagia, tak ada rasa gengsi atau malu sedikit pun dalam memeras jeruk dan membagi-bagikan takjil.

“Kami tidak merasa terbebani sama sekali Mbak dengan ini, justru malah senang. Apalagi kalau rame kaya semalem, jadi kepuasan hati tersendiri.” Ujar salah satu bapak security.

“Mudah-mudahan ini berkah untuk semua, saya berharap hal ini bisa menggugah dan menginspirasi divisi-divisi lainnya untuk dapat kreatif membuat stand lainnya yang bermanfaat bagi jemaah Darussalam.” Sambung ketua devisi pengusung ide tersebut.

Masya Allah, indahnya Ramadhan. Indahnya menebar jutaan kebaikan.

Follow @zakatdarussalam_kotawisata

READ MORE